HUT SPI: Round Table Discussion kedaulatan pangan

Rountable discussion tentang kedaulatan pangan di Palembang

Rountable discussion tentang kedaulatan pangan di Palembang

PALEMBANG.  DPW SPI Sumatera Selatan menggelar Round Table Discussion membahas Kedaulatan Pangan untuk Kepemimpinan Sumsel Ke Depan, di Palembang (19/8). Dalam diskusi tersebut mengemuka bahwa dalam melakukan pembangunan pertanian, pemerintah harus bisa menegakkan kedaulatan pangan yang berorientasi kepada pertanian keluarga bukan pertanian korporat.

Pada kesempatan diskusi tersebut JJ Polong, Wakil Ketua Majelis Nasional Petani SPI menyatakan bahwa sebelum pemerintah daerah memasukan investasi perkebunan yang membutuhkan lahan luas harus terlebih dulu memastikan bahwa seluruh petani Sumsel memiliki tanah yang cukup untuk berproduksi dengan penghasilan diatas garis kemiskinan. Merujuk standar PBB 2 dollar sehari, atau 3 juta perbulan untuk satu kepala keluarga (5 anggota).

“Petani harus memiliki lahan minimal 2 hektar untuk tanaman perkebunan dan 5 hektar untuk tanaman pangan. Kenyatannya di Sumsel masih banyak petani yang tidak memiliki lahan, dan petani yang memiliki lahan hanya dibawah dua hektar,” ujar Polong.

Pada kesempatan yang sama Tarech Rasyid dari Serikat Hijau Indonesia Sumsel mengingatkan dalam momentum pilkada Sumsel, gagasan SPI tentang kedaulatan pangan harus diwujudkan dalam bentuk kontrak politik dengan kedua kandidat yang bertarung. Hal ini ditanggapi tim sukses kedua kandidat, mereka berjanji untuk mempertemukan petani SPI dengan kedua kandidat.

Acara ini dihadiri oleh 50 orang peserta dari kalangan organisasi rakyat dan gerakan sosial yang ada di Palembang, beberapa diantaranya adalah Walhi Sumsel, LBH Palembang, SHI, Perserikatan OWA, Pergerakan Indonesia, Kaganga Institute, Yayasan Puspa, KPI, Solidaritas Perempuan, FMN, Persatuan Buruh Taransfortasi, UPLINK, YKM, dan Yayasan Rotan.

Doa bersama dan saresehan
Saresehan Pembaruan Agraria di Desa Kuro, Ogan Komering Ilir

Saresehan Pembaruan Agraria di Desa Kuro, Ogan Komering Ilir

Sehari sebelumnya, DPC SPI Banyuasin mengadakan syukuran dan doa bersama di Desa Talang Keramat (19/8). doa bersama ini dihadiri oleh kader dan pimpinan SPI di Kabupaten Banyuasin sebanyak 100 orang.

Sementara itu. pada hari yang sama DPC SPI Ogan Komering Ilir mengadakan saresehan Sarasehan Pembaruan Agraria di Desa Kuro. Acara dihadiri oleh kader dan pimpinan SPI di Kabupaten Ogan Komering Ilir sebanyak 100 orang.

ARTIKEL TERKAIT
Peletakan batu pertama Pusdiklat Pertanian Berkelanjutan SPI Peletakan batu pertama Pusdiklat Pertanian Berkelanjutan SPI
Deklarasikan Kampung Reforma Agraria, Petani SPI Siap Tegak...
Petani dan Nelayan Fondasi Kedaulatan Pangan
Rio Dewanto Kunjungi Desa Mekar Jaya, Beri Solidaritas dan D...
BERIKAN KOMENTAR ...

INFO TERBARU