Solidaritas Petani dan Buruh untuk Korban Banjir di Bekasi

Dalam beberapa pekan terakhir, hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur sejumlah wilayah dan menyebabkan banjir, termasuk di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Merespons situasi tersebut, Serikat Petani Indonesia (SPI) bersama dengan FSPMI Kabupaten Bekasi pada Jumat (30/01/2026) menyalurkan bantuan beras yang di datangkan dari Indramayu, beras yang diproduski anggota SPI. Bantuan beras itu. merupakan lanjutan dari bantuan yang sudah diberikan FSPMI sebelumnya.

Ketua Badan Aksi Tani Serikat Petani Indonesia (BAKTI SPI), Zulfikar, menjelaskan bahwa kerjasama solidaritas ini berangkat dari aliansi antara SPI dan FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia) yang sama-sama menjadi bagian dari inisiator Partai Buruh. Menurutnya, aliansi tersebut perlu diwujudkan dalam aksi nyata solidaritas ekonomi antara petani dan buruh.

“Dalam konteks penanganan bencana ini, kami ingin solidaritas pangan yang disalurkan kepada korban banjir berasal dari hasil produksi petani SPI,” ujarnya.

Dalam proses penyaluran bantuan, Zulfikar bersama anggota BAKTI SPI turut memastikan bantuan pangan diterima dan dirasakan manfaatnya oleh para korban yang membutuhkan. Pemantauan lapangan juga dilakukan bersama Tim Tagana FSPMI Kabupaten Bekasi.

Anggota BAKTI SPI lainnya, Aditya, yang turun langsung ke lapangan, menilai kerjasama antara SPI dan FSPMI sangat penting. Menurutnya, kerja sama ini menunjukkan peran penting kelas pekerja dalam membantu korban bencana.

“Ini menjadi ajang solidaritas antara petani dan buruh untuk memperkuat komunikasi, silaturahmi, dan kepedulian. Kita berada dalam nasib yang sama,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh Joko Santoso dari Tim Tagana FSPMI. Ia menuturkan bahwa cuaca ekstrem menuntut FSPMI untuk selalu sigap, cepat, dan tepat dalam merespons situasi. Berdasarkan temuan di lapangan, terdapat kebutuhan mendesak dari warga terdampak, khususnya untuk makanan pokok yang praktis diolah.

Joko menambahkan, kerja sama antara FSPMI dan SPI perlu terus diperkuat, terutama dalam koordinasi di tingkat lapangan. Dengan curah hujan yang masih tinggi, sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Di tengah cuaca yang sulit diprediksi, SPI dan FSPMI berkomitmen bersama menjaga untuk terus memantau perkembangan situasi. SPI juga mengorganisir petani di Kabupaten Bekasi yang sawahnya terdampak banjir. Melalui kerjasama ini, diharapkan beban masyarakat dapat berkurang sekaligus memperkuat solidaritas antar kelas pekerja.

ARTIKEL TERKAIT
Di Tengah Banjir Aceh, Petani Menanggung Dampak Terberat: Ca...
Dukung Pemulihan Pascabencana, Karavan Solidaritas SPI Salur...
Karavan Solidaritas Petani SPI Rampungkan Penyaluran Bantuan...
Serikat Petani Indonesia Memulai Perjalanan Karavan Solidari...
BERIKAN KOMENTAR ...

INFO TERBARU