
PALU. Serikat Petani Indonesia (SPI) Sulawesi Tengah resmi menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) I di Asrama Haji Transit Palu pada Senin, 8 Desember 2025. Kegiatan ini dihadiri 25 peserta dari DPC dan PPC se-Sulawesi Tengah. DPC yang hadir berasal dari Kabupaten Buol, Tolitoli, Donggala, Morowali Utara, dan Banggai Kepulauan. Sementara PPC yang turut serta yakni dari Kabupaten Poso dan Sigi.
Wakil Ketua Umum SPI, Ali Fahmi, hadir membuka Muswil dan menegaskan pentingnya penguatan organisasi petani dalam perjuangan reforma agraria. “Salah satu syarat reforma agraria adalah organisasi petani kuat. SPI Sulteng melalui Muswil I ini hendak memastikan syarat tersebut bisa terwujud. SPI hadir untuk berjuang dan memastikan konflik agraria di Sulawesi Tengah bisa kita selesaikan,” ujarnya dalam sambutan.
Pada muswil ini ditetapkan Suryadi menjadi Ketua DPW SPI Sulawesi Tengah terpilih. Sementara posisi Ketua Majelis Wilayah akan diemban oleh Ardin Tahir.

Ketua DPW SPI Sulteng terpilih, Suryadi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Saya mengucapkan terima kasih telah diberi kepercayaan menjadi Ketua DPW SPI Sulawesi Tengah. Kami segera melengkapi struktur pengurus wilayah dan memastikan terbentuknya struktur sampai tingkat basis serta melaksanakan program kerja yang dimandatkan di dalam Muswil,” ujarnya.
Ketua Majelis Wilayah terpilih, Ardin Tahir, menegaskan komitmennya dalam mengawal kerja-kerja organisasi. “Majelis Wilayah akan berpihak pada kerja-kerja semua pengurus, anggota, dan massa petani Sulawesi Tengah. Majelis Wilayah akan memastikan bahwa seluruh agenda kerja SPI Sulteng sejak tingkat wilayah, kabupaten, desa terkawal dan terukur sesuai mandat organisasi dan hak petani. Hidup petani, hidup SPI,” imbuhnya.
Muswil I SPI Sulteng menjadi momentum konsolidasi organisasi petani di wilayah tersebut untuk memperkuat perjuangan hak-hak petani dan penyelesaian konflik agraria yang masih berlangsung.