
TANJUNG JABUNG TIMUR. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Serikat Petani Indonesia (SPI) Jambi bersama Dewan Pengurus Cabang (DPC) SPI Tanjung Jabung Timur memperingati Hari Ulang Tahun SPI ke-28 pada Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid, luring di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan melalui Zoom Meeting ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan organisasi sekaligus memperkokoh perjuangan petani dalam mewujudkan reforma agraria sejati dan kedaulatan pangan.
Kegiatan tersebut dihadiri secara daring oleh Ketua Umum Serikat Petani Indonesia, Henry Saragih, bersama Majelis Nasional Petani DPP SPI. Sementara secara langsung hadir Ketua Majelis Wilayah Petani SPI Jambi, Ketua DPW SPI Jambi Sarwadi, Ketua DPC SPI Tanjung Jabung Timur Heru Pangatas, jajaran Majelis Cabang Petani SPI Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi, pengurus serta anggota basis SPI se-Tanjung Jabung Timur.
Peringatan HUT SPI ke-28 juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Bupati Tanjung Jabung Timur Hj. Dillah Hikmah Sari, Wakil Bupati Muslimin Tanja, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua DPC SPI Tanjung Jabung Timur, Heru Pangatas, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan SPI yang kini memasuki usia ke-28. Menurutnya, organisasi harus terus memberikan manfaat bagi petani sekaligus menjawab tantangan regenerasi petani yang semakin mendesak.
“Alhamdulillah, hari ini usia SPI telah memasuki usia yang ke-28. Semoga semakin bertambahnya usia, SPI semakin membawa banyak manfaat bagi kaum petani. Namun, seperti yang kita lihat, profesi petani saat ini masih banyak ditekuni oleh usia tua, sementara generasi muda semakin menjauhi dunia pertanian,” ujarnya. Oleh karena itu, Heru yang juga merupakan pemuda tani, terus mendorong hadirnya regenerasi petani untuk masa depan pertanian di Indonesia.
Senada dengan itu, Ketua DPW SPI Jambi, Sarwadi, menekankan pentingnya mengembalikan kejayaan Tanjung Jabung Timur sebagai daerah lumbung pangan Provinsi Jambi.

“Tanjung Jabung Timur adalah lumbung pangan Provinsi Jambi. Dulu, di masa kepemimpinan almarhum Abdullah Hich, daerah ini mampu mencapai swasembada pangan. Semoga kepemimpinan saat ini dapat mengembalikan kejayaan tersebut sehingga Tanjung Jabung Timur kembali berdaulat atas pangannya,” kata Sarwadi.
Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung petani. Ia menyampaikan bahwa sektor pertanian dan perkebunan merupakan penopang utama perekonomian daerah.

“Perlu diketahui bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Provinsi Jambi, sementara penyumbang pendapatan terbesar berasal dari sektor pertanian dan perkebunan. Karena itu, saya bersama Bapak Muslimin Tanja selaku Wakil Bupati Jambi akan selalu bersama para petani, baik dalam keadaan susah maupun senang,” ujarnya.
Selain peringatan HUT SPI ke-28, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi koperasi yang menghadirkan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Herman Toni. Dalam paparannya, Herman menjelaskan berbagai aspek pembentukan koperasi, mulai dari persyaratan pendirian hingga kewenangan pembinaan berdasarkan domisili anggota pendiri. Ia juga menekankan bahwa komposisi domisili anggota pendiri menentukan kewenangan pembinaan koperasi, apakah berada di bawah pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, atau Kementerian Koperasi.

Sejak tahun 2014, Serikat Petani Indonesia telah mendeklarasikan pembentukan 1.000 Koperasi Petani Indonesia secara nasional sebagai instrumen memperkuat ekonomi petani. Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur sendiri, koperasi yang dibangun SPI telah terbentuk di 23 desa yang tersebar di enam kecamatan dan akan terus berkembang. Penguatan koperasi tersebut juga didukung dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Koperasi Republik Indonesia dan Serikat Petani Indonesia tentang kerja sama dalam berbagai hal terkait kegiatan perkoperasian di Indonesia.