
Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Melawi resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Perdana pada Sabtu (18/7/2026) di Laman Bukit, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Musyawarah yang diikuti oleh peserta dari tiga kecamatan dan enam basis organisasi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat perjuangan petani di Kabupaten Melawi.
Kegiatan tersebut dihadiri secara daring oleh Ali Fahmi selaku Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Keanggotaan, Ekonomi, dan Koperasi Dewan Pengurus Pusat (DPP) SPI. Hadir pula Ketua Panitia Persiapan Wilayah (PPW) SPI Kalimantan Barat, Zulkarnaen Jais.
Dalam sambutannya, Zulkarnaen Jais menegaskan pentingnya membangun organisasi petani yang kuat, demokratis, serta mampu memperjuangkan reforma agraria sejati dan kedaulatan pangan.
Muscab ini membahas berbagai agenda strategis organisasi, mulai dari kondisi agraria di Kabupaten Melawi, penyusunan program kerja lima tahun ke depan, pembentukan struktur kepengurusan, hingga pemilihan Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) SPI Kabupaten Melawi.
Melalui mekanisme musyawarah dan mufakat, Julio Purba Kencana terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Petani Indonesia Kabupaten Melawi untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Dalam pidato perdananya, Julio Purba Kencana menyampaikan komitmennya untuk memperkuat organisasi hingga ke tingkat basis, memperjuangkan penyelesaian konflik agraria, mendorong pelaksanaan reforma agraria sejati, membangun koperasi petani, meningkatkan pendidikan kader, serta memperkuat kedaulatan pangan di Kabupaten Melawi.
Selain menetapkan kepengurusan baru, Muscab juga menghasilkan sejumlah agenda strategis yang akan menjadi arah perjuangan organisasi selama lima tahun ke depan. Beberapa agenda tersebut meliputi penyelesaian konflik agraria dan pengembalian hak-hak masyarakat atas tanah, mengawal persoalan Hak Guna Usaha (HGU) yang dinilai merugikan petani, memperkuat ekonomi petani melalui pembentukan koperasi, pengembangan industri pengolahan hasil pertanian, serta pembangunan jaringan pemasaran. Musyawarah juga menegaskan pentingnya memperluas pendidikan organisasi, kaderisasi, dan konsolidasi hingga ke tingkat basis.
Muscab perdana ini sekaligus menetapkan struktur kepengurusan DPC SPI Melawi yang akan memimpin roda organisasi selama lima tahun ke depan. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat perjuangan petani dalam mewujudkan reforma agraria sejati, keadilan agraria, dan kedaulatan pangan di Kabupaten Melawi.