Petani SPI Jawa Tengah Buktikan Keunggulan Padi SPI20

BLORA. Para petani telah membuktikan potensi benih SPI 20. Berdasarkan foto di atas, sawah yang berada di sebelah kiri adalah padi yang ditanam dengan benih SPI 20. Sementara sawah di sebelah kanan adalah padi yang ditanam dengan benih Ciherang.

Mahmudi, petani SPI Jawa Tengah menjelaskan kedua padi di dua sawah tersebut usianya sama-sama 73 HST.

“Yang ditanam dengan benih SPI 20 udah bisa dipanen, sedangkan ciherang belum,” kata Mahmdi di Kemiri, Jepon, Blora.

Mahmudi melanjutkan, perbedaan jelas kedua benih tersebut jelas terlihat. Benih SPI 20 menghasilkan padi yang lebih banyak.

“1 petak SPI 20 menghasilkan 18 karung sedangkan Ciherang hanya 15 karung,” kata Mahmudi.

Mahmudi melanjutkan benih SPI 20 juga lebih sehat, tanpa penyakit.

“Perlakuan juga beda. SPI 20 hanya disemprot sekali dengan cairan anti hama daun, sedangkan ciherang tiap minggu, jadi SPI 20 memang lebih hemat juga,” tambahnya.

Padi SPI 20 sendiri adalah padi yang benihnya ditangkarkan langsung oleh petani SPI, dan baru diluncurkan pada peringatan ulang tahun SPI ke-20 di Kediri, Jawa Timur, Juli tahun lalu.