SPI Resmi Berdiri di Kalimantan Selatan

HULU SUNGAI TENGAH. Serikat Petani Indonesia (SPI) resmi berdiri di Kalimantan Selatan. Ini ditandai dengan diadakannya Musyawarah Wilayah (Muswil) I di Aula Serba Guna di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin (30/11).

Peserta muswil sendiri berasal dari perwakilan Dewan Pengurus Cabang (DPC) yang tersebar di Kalimantan Selatan, dari DPC SPI Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Kabupaten Balangan.

Ali Fahmi, Ketua Departemen Penguatan Organisasi Dewan Pengurus Pusat (DPP) SPI menyampaikan,menegaskan pentingnya konsolidasi antar pengurus dari basis hingga DPW untuk penguatan organisasi SPI dalam mendorong reforma agraria sejati untuk mewujudkan kedaulatan pangan.

‚ÄúSangat penting membangun ekonomi organisasi SPI melalui wadah koperasi-koperasi untuk mengatur dan mengelola ekonomi anggota yaitu produksi petani harus dikelola dengan baik sehingga dapat menghasilkan nilai tambah bagi ekonomi keluarga anggota,” kata Ali yang ikut hadir dalam acara Muswil ini.

Sementara itu, acara muswil diawali dengan pemilihan ketua sidang, sekretaris dan anggota sidang tetap, yang dipandu oleh panitia muswil. Dalam muswil ditetapkan melalui musyawarah dan mufakat Majelis Nasional Petani (MNP) yang terdiri dari satu orang laki-laki dan satu orang perempuan.

Di samping itu dalam penetapan Majlis Wilayah Petani (MWP) juga dilakukan dengan musyawarah dan mufakat. Setelah dilakukannya pemilihan, Dwi Putra terpilih menjadi Ketua DPW SPI Kalimantan Selatan untuk periode 2020 – 2025.

Dalam kata sambutannya, Dwi Putra menyampaikan, yang menjadi prioritas dalam kepengurusan DPW SPI Kalimantan Selatan selama lima tahun ke depan adalah penguatan dan perluasan organisasi, agroekologi, koperasi dan reforma agraria.

“Alhamdulillaah, SPI Kalimantan Selatan juga sudah memiliki Kawasan Daulat Pangan (KDP) yang baru dideklarasikan beberapa waktu lalu, bersamaan dengan Hari Pangan Sedunia,” kata Dwi Putra.

Dwi Putra menambahkan, acara deklarasi ini sedianya diikuti oleh minimal ratusan petani anggota SPI dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Namun berkenaan dengan pandemi, pihak berwenang hanya mengizinkan maksimal 50 orang yang hadir dalam muswil ini.

Ada 2 komentar

  1. Iqbal hambali berkata:

    Lokasi musywil di hulu sungai tengah bukan di hulu sungai selatan