
Serikat Petani Indonesia (SPI) Padang Lawas menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) pada Jumat, 4 Juli 2025. Muscab ini digelar di Sekretariat DPC SPI Padang Lawas, Sumatera Utara, dengan tema yang sama dengan tema nasional SPI, yaitu “Menggalang Persatuan Politik dan Ekonomi Kerakyatan untuk Memperjuangkan Reforma Agraria dan Kedaulatan Pangan Menuju Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.”
Kegiatan Muscab SPI Padang Lawas diawali dengan refleksi atas perjalanan dan gerak organisasi selama satu periode terakhir. Selanjutnya, peserta menyusun kembali visi dan arah gerak organisasi SPI agar selaras dengan realitas serta dinamika sosial, ekonomi, budaya, dan politik terkini di Kabupaten Padang Lawas. Muscab kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan mekanisme sesuai AD/ART SPI, termasuk di antaranya penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus DPC SPI periode 2017–2025, pemilihan perwakilan petani anggota SPI untuk mengisi struktur Majelis Cabang Petani dan Majelis Wilayah Petani, serta pemilihan dan pengangkatan Ketua Badan Pelaksana Cabang SPI Padang Lawas periode 2025–2030.

Muscab ini diselenggarakan sebagai bagian dari menjalankan amanat organisasi dalam perbaikan dan pembenahan kaderisasi dalam mempertangguh tubuh dan gerak organisasi di tingkat cabang. Sejalan dengan itu, Arifin Baksi Harahap selaku Ketua Badan Pelaksana Cabang terpilih menyampaikan resolusinya untuk periode SPI Padang Lawas yang baru nantinya adalah membangun kembali semangat juang organisasi SPI Padang Lawas.
Arifin juga menyampaikan strateginya untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kesejahteraan petani di Padang Lawas. “Membangun komunikasi yang baik sesama kader, melaksanakan pendidikan kader, dan membangun kembali kelompok diskusi sesuai dengan basic masing-masing, sehingga SPI Padang Lawas bisa menjadi wadah berbagi tentang pertanian bagi kader maupun petani di Kabupaten Padang Lawas,” ujarnya.
Program utama yang disepakati melalui Muscab ini adalah memperkuat lini perkaderan dan regenerasi petani, mendesak implementasi program petani dan pedesaan serta pangan dan agraria di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Tidak sampai di situ, sejalan dengan tema nasional yang diangkat, Muscab ini juga menyepakati untuk memperkuat jejaring ekonomi tani melalui kelembagaan koperasi tani.
Dengan terlaksananya Muscab Padang Lawas ini, Zubaidah selaku Ketua DPW SPI Sumatera Utara berharap lahir kepengurusan baru yang solid dan mampu memperkuat gerakan petani di tingkat cabang. “Dengan dilaksanakannya Muscab ini, gerakan petani semakin kuat dan kokoh. Kita sadari tanpa kekuatan dan kekokohan di bawah (DPC) tak akan bisa kuat dan berjalan yang di atas (DPW),” pungkasnya.