Konsolidasi SPI Jawa Barat Untuk Pemenangan Jokowi – Amin.

BANDUNG. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Serikat Petani Indonesia (SPI) Provinsi Jawa Barat (Jawa Barat) mengadakan pertemuan konsolidasi Tim Petani Pemenangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin (TPPJA) SPI Jabar di Bandung, Sabtu (26/01). Konsolidasi dipimpin langsung oleh Ketua Umum SPI Henry Saragih dan ketua DPW SPI Jawa Barat Tantan Sutandi. Hadir juga dalam peremuan tersebut ketua DPC SPI Sukabumi, dan perwakilan DPC SPI Cirebon.

Henry Saragih menyampaikan, mandat SPI kepada Presiden Jokowi adalah menjalankan visi kedaulatan pangan SPI tahun 2014-20124 yang diserahkan langsung kepada beliau di Sekretariat DPP SPI pada tanggal 1 Mei 2014 lalu. Dengan demikian pada Pemilu Presiden 2019 ini, SPI kembali mendukung calon presiden Joko Widodo beserta pasangannya Ma’ruf Amin.

“Jokowi telah menunjukkan perhatian lebih kepada petani. Tahun 2015, Jokowi meningkatkan anggaran kementerian pertanian hingga dua kali ‘untuk kesejahteraan petani’. Selama menjalankan pemerintahan, Jokowi senantiasa membuka diri untuk berdialog langsung dan melibatkan organisasi-organisasi rakyat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Tantan Sutandi. Ia menegaskan, dukungan petani kepada pasangan Jokowi karena beliau telah bekerja keras untuk membangun kawasan tertinggal dan terluar, serta membangun dari pinggiran.

“Pada masa pemerintahannya Jokowi mendukung dan mendorong koperasi petani agar tumbuh menjadi pelaku utama dalam perekonomian nasional. Alhamdulillah ada beberapa koperasi petani yang sudah berdiri dan menjadi lembaga ekonomi alternatif bagi petani di Jawa Barat. Inilah alasan kita mendukung kembali pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin.” kata Tantan Sutandi.

“Petani Jawa Barat siap untuk memenangkan kembali pasangan Jokowi-Amin” sebutnya.

Tantan menambahkan, dalam tiap kesempatan, kebijakan yang diambil, Jokowi juga selalu menyebut dan memuliakan petani.

“Baru kali ini seorang presiden selalu menyebut dan memuliakan petani dalam tiap kesempatan. Petani mendapatkan tempat dan perhatian khusus, serta menghapus stigma lama tentang profesi petani yang tidak memiliki masa depan. Hal ini penting, agar petani lebih sejahtera dan memiliki kebanggan terhadap profesinya,” tutupnya.

ARTIKEL TERKAIT
Segera Selesaikan Konflik di Kawasan Hutan Melalui Reforma A...
Lindungi Petani & Bangun Industri Berbasis Pertanian, Tugas ...
HARI TANI NASIONAL 2018 Hari Tani 2018: Perkuat Peran Organisasi Petani Untuk Percep...
Jokowi-JK Untuk Indonesia Hebat Berdaulat Pangan
BERIKAN KOMENTAR ...

INFO TERBARU