Panen Raya Padi, SPI Siap Dukung Program Swasembada Pangan Pemerintah Demi Tegaknya Kedaulatan Pangan Nasional

Bupati Serdang Bedagai Soekirman Ketua Umum SPI Henry Saragih Ketua SPI Sumatera Utara Zubaidah melakukan panen raya padi pamah

SERDANG BEDAGAI. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Serikat Petani Indonesia (SPI) Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan panen raya padi di lahan seluas 130 hektare di Desa Pamah Kecamatan, Silinda Kabupaten Serdang Bedagai, sore kemarin (15/06).

Dalam acara yang bertemakan “Benih-Benih Padi Petani Demi Terwujudnya Kedaulatan Pangan” ini, Ketua Umum SPI Henry Saragih menyampaikan, panen raya ini adalah bagian dari komitmen SPI dalam mewujudkan kedaulatan pangan khususnya program swasembada pangan nasional.

“Petani SPI siap mensukseskan program swasembada pemerintah demi tegaknya kedaulatan pangan nasional,” kata Henry Saragih saat memberikan sambutan di depan seribuan massa petani.

Henry Saragih melanjutkan, Indonesia bisa berdaulat pangan dan bebas impor pangan, apabila pemerintah mendukung penuh pertanian berbasiskan petani kecil, bukannya berbasiskan korporasi pangan seperti food estate yang akan segera berjalan di Merauke.

“Kita bisa bebas impor pangan yang lebih kental aroma permainan perburuan rente ketimbang motivasi membangun pertanian nasional, asalkan negara mendukung penuh petani,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) SPI Sumut. Ia menggarisbawahi mengenai pentingnya pemerintah daerah membuat peraturan daerah yang menjadi turunan dari beberapa undang-undang.

“Jika di level nasional ada Undang-Undang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan No. 41 Tahun 2009, Undang-Undang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani No. 19 Tahun 2013, Undang-Undang Pangan No. 18 Tahun 2012, dan lainnya, maka di tingkat provinsi haruslah dibuat perda turunannya yang isinya pro petani kecil dan mampu mendukung tegaknya kedaulatan pangan, seperti larangan konversi lahan pertanian, distribusi lahan ke petani, distribusi benih dan pupuk yang adil dan merata, dan lainnya,” papar Zubaidah.

Jekson Purba, pemimpin petani SPI Desa Pamah menjelaskan para petani SPI di Desa Pamah cukup konsisten untuk menanam tanaman pangan seperti padi.

Panen_padi_raya_pamah

“Disini terdapat 300 KK yang tetap konsisten menanam tanaman pangan, di tengah banyaknya konversi lahan pertanian pangan menjadi lahan tanaman keras seprti sawit, hingga dikonversi menjadi galian C, karena adanya kesadaran untuk mendukung kedaulatan pangan,” ungkap Jekson.

Jekson juga mengharapkan agar pemerintah membangun infrastruktur persawahan seperti irigasi.

“Hampir tidak ada irigasi di desa kami ini, oleh karena itu kami berharap kepada Bapak Bupati agar membangun irigasi agar hasil panen kami bisa lebih meningkat, serta distribusi pupuk juga sampai ke tangan kami,” tutur Jekson.

 

Gerakan Relawan Pemburu Sawah (GRPS)

Bupati Kabupaten Serdang Bedagai Soekirman yang turut hadir dalam panen raya ini mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Sedang Bedagai merasa bangga sekaligus terkejut dengan kondisi persawahan di Desa Pamah, Kecamatan Silinda ini.

“Dari data yang saya terima dari Dinas Pertanian Kabupaten tidak ada areal persawahan padi produktif di daerah ini, selain perkebunan sawit. Oleh karena itu saya cukup bangga ada petani yang menanam padi disini. Kalau tidak ada beras apa bisa kita makan sawit? ” papar Soekirman.

Soekirman melanjutkan, Pemda Serdang Bedagai memiliki program Gerakan Relawan Pemburu Sawah (GRPS) yang bertujuan mencari lahan persawahan baru untuk mendukung program kedaulatan pangan pemerintahan Jokowi-JK.

“Oleh karena itu, hari ini, saya canangkan program GRPS Serdang Bedagai dimulai dari Desa Pamah, Kecamatan Silinda ini. Untuk pembangunan irigasi dan distribusi akan segera kita koordinasikan secepatnya” pungkasnya.

panen padi raya spi pamah

Sementara itu, perayaan Panen Raya di lahan pertanian padi yang dimiliki oleh anggota SPI Basis Pamahjuga dihadiri oleh undangan yang mewakili unsur pemerintahan, kepolisian, organisasi masyarakat sipil, akademisi, mahasiswa media dan tokoh masyarakat.Kegiatan ini juga akan menampilkan pameran hasil pertanian anggota SPI, dan dilanjutkan dengan acara kesenian serta pesta rakyat.

 

ARTIKEL TERKAIT
HARI TANI NASIONAL 2018 Hari Tani 2018: Perkuat Peran Organisasi Petani Untuk Percep...
Setelah 72 Tahun Indonesia Merdeka, Hidup di Perdesaan Tidak...
Hak-Hak (Petani) Perempuan di Sektor Perkebunan Kerap Diabai...
Kementerian Pangan dan Organisasi Petani
1 KOMENTAR
  1. semoga lekas kedaulatan pangan cepat tercapai…

BERIKAN KOMENTAR ...

INFO TERBARU