Perjuangan Pembaruan Agraria SPI Jambi Targetkan 70,000 Ha Lahan

Muswil_SPI_Jambi

JAMBI. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Serikat Petani Indonesia (SPI) Jambi telah selesai menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) IV pada 19-20 Januari 2014. Muswil yang dilaksanakan di Pusdiklat DPW SPI Jambi di Kelurahan Ekajaya, Jambi Selatan, Kotamadya Jambi, dihadiri dari oleh para utusan dari tujuh kabupaten di Provinsi Jambi. Lima berasal dari perwakilan Dewan Pengurus Cabang (DPC) SPI Kabupaten Muaro Jambi, Batanghari, Tanjung Jabung Timur, Merangin dan Tebo, dan dua kabupaten merupakan utusan peninau yakni Kabupaten Bungo dan Tanjung Jabung Barat.

Muswil ini dibuka oleh Ketua Umum SPI Henry Saragih. Dalam sambutannya Henry menyampaikan selamat atas pelaksanaan muswil DPW SPI Jambi ini. Ia berharap muswil ini mampu memperkokoh perjuangan dan mempererat kebersamaan para pengurus.

“Perjuangan kita di atas lahan memerlukan komitmen dan kesungguhan yang kuat. Saya yakin teman-teman di Jambi memilikinya, semoga muswil ini menghasilkan kepengurusan yang solid yang mampun mengawal cita-cita mulia organisasi kita, menegakkan kedaulatan pangan dengan menggunakan sistem pertanian agroekologis yang ramah terhadap lingkungan” ungkap Henry.

Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana Wilayah (BPW) SPI Jambi Sarwadi Sukiman menyampaikan capaian-capaian dari program kerja yang diamanatkan dalam Muswil sebelumnya.

“Alhamdulillah sudah terbentuk lima DPC. Kita juga dengan rutin melaksanakan pendididkan-pendidikan, hingga realisasi praktek Lembaga Keuangan Mikro dan pendirian koperasi hasil usaha perjuangan tanah.   Dalam pelaksanaan perjuangan agraria DPW SPI Jambi tercatat telah menguasai 50.000 Ha tanah dan berhasil dikelola dengan baik sehingga memberi kehidupan bagi petani dan masyarakat di sekitarnya,” ungkap Sarwadi.

Muswil akhirnya kembali menetapkan Sarwadi Sukiman sebagai ketua terpilih SPI Jambi untuk periode 2014 – 2019, dan Miswadi sebagai anggota Majelis Nasional Petani (MNP) perwakilan Jambi.

“Salah satu program kerja untuk lima tahun ke depan antara lain mentargetkan program perjuangan pembaruan agraria mencapai 70.000 Ha, memperbanyak pendidikan-pendidikan, pendirian koperasi-koperasi, penambahan cabang-cabang, dan lainnya,” tambah Sarwadi.