Keluarga Besar Serikat Petani Indonesia (SPI) berbelasungkawa atas wafatnya KH. Abdurrahman Wahid

JAKARTA. KH. Abdurrahman Wahid menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Rabu, 30 Desember 2009, pukul 18.45 WIB di RS. Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Kiyai yang akrab dipanggil Gus Dur tersebut telah menorehkan tinta emas dalam sejarah republik ini.

Beliau merupakan pejuang keadilan dan demokrasi bagi rakyat Indonesia. Begitupun sumbangsih beliau terhadap perjuangan kaum tani, semasa menjadi presiden, Gus Dur pernah menyatakan bahwa tanah perkebunan sesungguhnya adalah hak rakyat yang diambil oleh perusahaan-perusahaan, hal tersebut merupakan dorongan dan persetujuan Gus Dur terhadap perjuangan Pembaruan Agraria yang dilakukan kaum tani.

Keluarga besar SPI merasa kkehilangan atas kepergian guru bangsa ini. SPI menyerukan kepada seluruh anggotanya untuk mendoakan beliau agar diterima di sisi Tuhan Yang Maha Adil. Selain itu, SPI juga mneyerukan kepada kaum tani agar memasang bendera setengah tiang sebagai tanda penghormatan atas kepergian beliau.

Atas nama
Keluarga besar SPI

Henry Saragih
Ketua Umum SPI

ARTIKEL TERKAIT
Lagi, Kampar Diterjang Banjir
Polisi mengusir petani penggarap di Desa Ponowareng, Kabupaten Batang Polisi mengusir petani penggarap di Desa Ponowareng, Kabupat...
SPI mendesak pemerintah, memberikan bantuan input dan infrastrukur pertanian kepada petani korban Gempa Sumbar SPI mendesak pemerintah, memberikan bantuan input dan infras...
Tolak Benih Rekayasa Genetika, Indonesia Hebat Berdaulat Benih Tolak Benih Rekayasa Genetika, Indonesia Hebat Berdaulat Ben...
BERIKAN KOMENTAR ...

INFO TERBARU