Kemah Pemuda Tani SPI: Saatnya Kaum Muda Tani Merubah Masa Depan Pertanian Indonesia

SUKABUMI. Dewan Pengurus Pusat (DPP) Serikat Petani Indonesia (SPI) menyelenggarakan kemah pemuda tani SPI yang pertama di bumi perkemahan Situ Gunung, Sukabumi, Jawa Barat (21-25 November 2010). Acara  yang bertemakan “Peran pemuda Tani Untuk Kemajuan Organisasi Tani dan Perjuangan Pembaruan Agraria Sejati Menuju Kesejahteraan dan Keadilan Sosial”  ini diikuti  lebih dari seratus kader pemuda SPI terbaik yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia.

Achmad Ya’kub, Ketua Panitia Kemah Pemuda Tani SPI mengatakan tema utama dalam konsolidasi pemuda tani SPI adalah menciptakan kader dan regenerasi dunia pertanian. Pemuda memiliki peranan penting demi keberlanjutan organisasi petani, pemuda tani merupakan agen perubahan karena mereka juga mampu menggerakkan orang tua mereka.

“Di SPI, pemuda berada di garis depan perjuangan” ungkap Ya’kub yang juga Ketua Departemen Kajian Strategis Nasional SPI.

Ya’kub menambahkan bahwa Kemah Pemuda Tani SPI ini juga media bagi para pemuda tani SPI untuk bertukar pikiran, pengalaman dan wawasan dalam peningkatan kemajuan organisasi.

Mugi Ramanu, Ketua Majelis Nasional Petani SPI menyebutkan bahwa 12 tahun yang lalu SPI  lahir berkat kontribusi dan perjuangan tokoh-tokoh muda yang peduli terhadap kaum tani Indonesia.

“12 tahun lalu, Henry Saragih (Ketua Umum SPI) muda bersama tokoh-tokoh muda nasional lainnya melakukan konsolidasi dari ujung barat Indonesia hingga ujung timur Indonesia untuk membentuk sebuah organisasi yang menjadi wadah perjuangan bagi kaum tani Indonesia” ungkap Mugi Ramanu.

Syahmana Damanik, perwakilan pemuda tani SPI asal Sumatera Utara berharap agar Kemah Pemuda Tani ini mampu mengembangkan wawasan serta kesamaan visi tentang keorganisasian dan perjuangan petani, sehingga terjadi pelibatan yang penuh serta militansi pemuda dalam kegiatan-kegiatan organisasi SPI.

“Soekarno pernah berkata bahwa sepuluh orang pemuda mampu mengguncang dunia. Jadi kalau sepuluh pemuda saja mampu mengguncang dunia, maka lebih dari seratus pemuda tani yang hadir diharapkan mampu membuat perubahan bagi dunia pertanian Indonesia” ungkap Syahmana.

Tyas Budi Utami, perwakilan pemudi tani SPI asal Jambi menyebutkan bahwa dia berharap melalui kemah pemuda tani ini mampu terjalin komunikasi dan tercipta ikatan emosional diantara kader pemuda tani SPI yang dilandasi disiplin dan semangat perjuangan yang tinggi

“Semoga Kemah Pemuda Tani ini juga mampu menanamkan kecintaan dan semangat perjuangan yang tinggi terhadap SPI khususnya dan dunia petani pada umumnya” ungkap Tyas.