PENAS Jadi Ajang Jualan Perusahaan Pertanian

Cover Juli 2014_resizePembaruan Tani edisi 125, Juli 2014 mengambil headline “PENAS Jadi Ajang Jualan Perusahaan Pertanian”.

Edisi kali ini menyajikan artikel mengenai ajang Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XIV di Malang, Jawa Timur yang dijadikan ajang jualan bagi perusahaan pertanian dan terkesan tidak demokratis. Terdapat juga artikel tentang rakyat desa tidak
sebahagia rakyat kota, laporan tentang Nilai Tukar Petani (NTP), penolakan atas benih rekayasa genetika (GMO), solidaritas SPI terhadap konflik petani di Rembang Jawa Tengah dan Karawang Jawa Barat, hingga aksi SPI Kabupaten Asahan Sumatera Utara menuntut penyelesaian kasus agraria.

Untuk rubrik campesinos, terdapat artikel mengenai proposal Presiden Bolivia Evo Morales di forum G&&.

Seperti biasa, redaksi juga masih tetap menghadirkan rubrik Teka-Teki Silang khas Pembaruan Tani.

Untuk lebih lengkapnya, silahkan mengunduh versi pdf-nya disini.

ARTIKEL TERKAIT
69 Tahun Merdeka, Indonesia Belum Berdaulat Pangan
Pemerintah Cirebon Dukung Pertanian Berkelanjutan SPI
Dialog antara Masyarakat Sipil dengan Pemerintah dalam rangka Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika dalam Visi Reaktualisasi Kerjasama Selatan- Selatan dalam Dunia Multi-Polar Abad 21 Dialog antara Masyarakat Sipil dengan Pemerintah dalam rangk...
10.000 Ha lahan PTPN VII tanpa HGU 10.000 Ha lahan PTPN VII tanpa HGU
2 KOMENTAR
  1. memberikan tambahn ilmu dan wawasan bagi para petani…..untuk di terapkan di daerahnya sendiri.

  2. sipendik berkata:

    acara penas kemarin sangat bermanfaat untuk petani, bisa digunakan ajang memperkenalkan potensi pertanian lokal. saya sendiri secara khusus mengikuti acara tersebut.

BERIKAN KOMENTAR ...

INFO TERBARU