SPI Kampar Resmi Terbentuk

KAMPAR. Semangat perjuangan dan kesatuan petani yang diusung Serikat Petani Indonesia (SPI) telah benar-benar hinggap ke bumi Kampar, Riau dengan diresmikannya Dewan Pengurus Cabang (DPC) SPI Kabupaten Kampar (27/11). Deklarasi yang dihadiri puluhan petani ini dilaksanakan di Aula Desa SP III, Kabupaten Kampar, Riau.

Pembentukan DPC SPI Kabupaten Kampar saat ini didukung oleh para petani dari beberapa kecamatan seperti Sungai Pagar, Tapung Hilir, Siabu, Muara Takus, dan SP III Buana.

Juli Rianto, petani SPI asal Kampar optimis bahwa kehadiran SPI di Kampar akan mampu memberikan nafas segar bagi para petani kecil yang saat ini cenderung dipinggirkan dan dikriminalisasi oleh pihak penguasa ataupun perusahaan-perusahaan besar.

“Dengan berdiri tegaknya SPI, semoga perjuangan petani kecil di Kampar semakin solid sehingga nantinya reforma agraria dan kedaulatan pangan di Kampar ini bisa terwujud,” ungkap Juli.

Tepat setelah acara deklarasi langsung diteruskan dengan Musyawarah Cabang (Muscab) untuk memilih kepengurusan DPC SPI Kampar. Para peserta Muscab akhirnya memilih Wagiman, sebagai Ketua Badan Pelaksan Cabang (BPC) SPI Kampar.

Dalam sambutannya, Wagiman menyampaikan bahwa sebagai ketua BPC terpilih dirinya akan mengemban dan menjalankan amanah yang dipercayakan oleh para petani anggota SPI Kampar.

“Perjuangan kita cukup berat, oleh karena itu marilah kita bersama saling bahu membahu dan bekerjasama untuk menyelesaikan setiap permasalahan kita agar tujuan perjuangan SPI yakni reforma agraria sejati dan kedaulatan pangan dapat terwujud,” tutur Wagiman kepada peserta Muscab.

Wahyu Agung Perdana selaku perwakilan Badan Pelaksana Pusat (BPP) SPI yang turut menghadiri Muscab ini menyampaikan bahwa Muscab ini merupakan langkah untuk memperkuat perjuangan pembaruan agraria, dan organisasi yani yang kuat merupakan salah satu syarat mutlak untuk kesejahteraan petani.

 

ARTIKEL TERKAIT
Kiat Menanam Kangkung Darat secara Organik Kiat Menanam Kangkung Darat secara Organik
Posisi SPI dalam Kebijakan Sawit di Indonesia: 100 Tahun Industri Sawit, Melanggengkan Kolonialisme Posisi SPI dalam Kebijakan Sawit di Indonesia: 100 Tahun Ind...
Tragedi Bima: Letupan Pertanda Semakin Hancurnya Tatanan Berbangsa dan Bernegara Tragedi Bima: Letupan Pertanda Semakin Hancurnya Tatanan Ber...
Aksi SPI Peringati Hari Tani 2017 di Kementerian ATR/BPN: R...
BERIKAN KOMENTAR ...

INFO TERBARU