Medan, 21/7 (ANTARA) – Puluhan petani yang tergabung dalam Serikat Petani Indonesia (SPI), Senin, mendatangi Kantor Gubernur Sumut dan menuntut Gubernur H. Syamsul Arifin segera merealisasikan visi dan misinya pada pemilihan kepala daerah yang lalu, yakni “rakyat tidak lapar, tidak sakit, tidak bodoh dan punya masa depan”.
Dalam orasinya para petani mengatakan permasalahan petani tidak pernah kunjung selesai, mulai dari soal kesulitan benih, pupuk hingga soal status lahan.
Gubernur, kata mereka, harus segera merealisasikan janji-janjinya termasuk memperjuangkan agar pembaharuan agrarian sesuai dengan mandat UUD 1945 dan UU No 5 Tahun 1960 dilaksanakan.
Gubenur harus bisa menegakkan kedaulatan pangan agar rakyat Sumut tidak lapar dan harus melaksanakan pembaharuan pedesaan yang berbasiskan pertanian berkelanjutan agar rakyat tidak sakit dan kembalikan tanah petani yang dirampas perkebunan untuk membuat rakyat punya masa depan, teriak mereka.
Syamsul Arifin yang mendatangi dan berdialog dengan petani menyatakan menampung semua aspirasi petani itu dan merealisasikan janjinya untuk membuat rakyat tidak lapar, tidak sakit, tidak bodoh dan punya masa depan.