Aksi Petani SPI Rayakan #HariTaniNasional2016 di Serdang Bedagai, Kampar, Lampung, dan Samarinda

aksi hari tani nasional 2016 di serdang bedagai

SERDANG BEDAGAI. Seribuan petani anggota Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. melakukan aksi long march menuju kantor Bupati (26/09). Jekson Purba perwakilan petani SPI menyampaikan aksi ini dilakukan untuk merayakan peringatan Hari Tani Nasional (HTN) yang setiap tahunnya jatuh di tanggal 24 September.

“Selain untuk memperingati HTN, aksi ini juga kami lakukan untuk mendorong Bupati Serdang Bedagai beserta jajaran SKPD-nya untuk menuntaskan konflik agraria yang kami alami,” kata Jekson di kantor Bupati Serdang Bedagai.

“Kami di Desa Pamah, Serdang Bedagai, sekarang terdesak dan hidup dalam kemiskinan karena tidak punya lahan untuk bertani. Lahan seluas 250 hektar dirampas oleh PT Cinta Raja sejak puluhan tahun lalu, dan sampai sekarang tidak ada langkah penyelesaian yang berpihak kepada kita,” papar Jekson.

Kampar

Dari Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau, ratusan petani SPI merayakan HTN 2016 dengan melakukan berbagai kegiatan. Perwakilan SPI Riau Misngadi menyampaikan, petani SPI melakukan doa bersama dan penanaman tanaman pangan serta buah-buahan di atas lahan perjuangan.

hari tani nasional 2016 di Riau

“Peringatan HTN 2016 kali ini kami rayakan dengan melakukan refleksi dan konsolidasi internal,” kata Misngadi.

Lampung

Dari Pringsewu, Lampung, ratusan petani SPI Lampung melaksanakan pesta rakyat dan syukuran panen raya di lahan pertanian agroekologi SPI Lampung di Desa Kresno Joyo, Kecamatan Ambarawa (24/09).

Muhlasin, Ketua Badan Pelaksana Wilayah (BPW) SPI Lampung menyampaikan acara diisi dengan tasyakuran dan kenduri karena berhasil panen melimpah beberapa waktu yang lalu.

Aksi Hari Tani Nasional 2016 di Lampung

“Melalui acara ini kami mengkampanyekan dan mensosialisasikan tentang pertanian agroekologi yang sudah diterapkan kader SPI dalam bertani. Dengan menerapkan sistem agroekologi hasil pertanian jadi jauh lebih maksimal dibandingkan dengan pertanian konvensional. Dan yang paling penting, agroekologi membuat petani berdaulat,” papar Muhlasin.
Muhlasin melanjutkan, acara ini juga mensosialisasikan mengenai pentingnya petani merayakan Hari Tani Nasional.

“Undangan yang datang bukan hanya petani anggota SPI, tapi petani lain, masyarakat umum, hingga para pejabat daerah seperti Sekretaris Dinas Pertanian Pringsewu, Camat, KUPT, dan lainnya,” imbuhnya.

“Ternyata masih banyak teman-teman petani yang di luar SPI, apalagi yang tidak berorganisasi, yang tidak mengetahui adanya Hari Tani Nasional ini. Padahal HTN adalah hari lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) No. 5 Tahun 1960 yang jadi dasar reforma agraria yang bisa mensejahterakan petani,” papar Muhlasin.

Samarinda

Dari Samarinda, Kalimantan Timur, puluhan petani SPI bersama mahasiswa dari GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) melakukan aksi long march menuju kantor DPRD di Balikpapan (24/09).

aksi hari tani nasional 2016 di Samarinda

Perwakilan SPI Kalimatan Timur Hidayat mengemukakan, selain memperingati HTN 2016, aksi ini juga dilakukan untuk meminta pemerintah berpihak kepada kepentingan petani kecil.

“Kami meminta pemerintah menerbitkan perda turunan dari Undang-Undang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani (Perlintan) yang bisa menjami kesejahteran petani kecil. Kami juga meminta pemerintah daerah untuk menjamin pasar bagi produk-produk petani lokal dan menolak impor pangan,” ungkapnya.

Aksi ini sendiri diterima oleh Wakil Ketua DPRD Balikpapan Tohari Aziz, Ketua Komisi II Abdul Yajid, Anggota Komisi I Budiono, dan lainnya.

ARTIKEL TERKAIT
Perjanjian Perdagangan Bebas Antar Negara Rugikan Petani Kec...
Perberasan Tidak Boleh Dibuka Kepada Korporasi
Momentum Pemerintah Tegakkan Hak Asasi Petani Momentum Pemerintah Tegakkan Hak Asasi Petani
Pemerintah Batal Sewa Lahan Petani Melalui BUMN
BERIKAN KOMENTAR ...

INFO TERBARU