BAKTI SPI Jambi Salurkan Donasi untuk Korban Banjir di Tanjung Jabung Timur

Tim Badan Aksi Tani (BAKTI) Serikat Petani Indonesia (SPI) Wilayah Jambi menyalurkan donasi bagi korban banjir di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penyaluran bantuan dilakukan pada Minggu, 11 Januari 2026, di sejumlah desa terdampak banjir di Kecamatan Dendang dan Kecamatan Geragai.

Penyaluran bantuan dipimpin oleh Ketua DPW SPI Jambi, Sarwadi, dan didampingi Ketua Exco Partai Buruh Provinsi Jambi, Sarif. Dalam kesempatan tersebut, Sarwadi menyerahkan langsung paket bantuan kepada Ketua Basis SPI Desa Catur Rahayu, Suparno, untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga terdampak banjir.

“Tidak banyak yang bisa kami berikan, namun kami berharap paket bahan makanan ini dapat sedikit mengobati kesusahan yang dialami saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Bantuan ini merupakan hasil solidaritas petani-petani Jambi yang dihimpun oleh Tim BAKTI SPI Jambi. Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi ini adalah wujud nyata semangat petani bantu petani,” ujar Sarwadi.

Donasi yang disalurkan berupa pangan dan kebutuhan sehari-hari. Hingga saat ini, bantuan BAKTI SPI Jambi telah disalurkan ke enam desa di dua kecamatan, yaitu Desa Koto Kandis, Desa Rantau Indah, Desa Jati Mulyo, Desa Sido Mukti, dan Desa Catur Rahayu di Kecamatan Dendang, serta Desa Sukamaju di Kecamatan Geragai.

Sarwadi menjelaskan bahwa bencana banjir tidak hanya terjadi di dua kecamatan tersebut, melainkan tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, yakni Kecamatan Geragai, Dendang, Sabak Timur, Parit Culum, Mendahara, Nipah Panjang, Rasau, Berbak, Sadu, Mendahara Ulu, dan Pematang Rahim.

Dampak banjir ini sangat dirasakan oleh masyarakat pedesaan, khususnya petani. Ratusan rumah warga terendam, ratusan hektare lahan pertanian dan perkebunan tergenang air, sehingga petani tidak dapat bekerja seperti biasa. Kondisi tersebut menyebabkan terganggunya akses pangan hingga aktivitas sekolah terpaksa diliburkan.

Sebagai tindak lanjut, Tim BAKTI SPI Jambi menyatakan komitmennya untuk membentuk dan memperkuat kelembagaan BAKTI hingga tingkat basis. Langkah ini dilakukan agar penanganan dampak banjir, khususnya yang berkaitan dengan sektor pertanian dan perkebunan, dapat dilakukan secara lebih terorganisir.

ARTIKEL TERKAIT
Di Tengah Banjir Aceh, Petani Menanggung Dampak Terberat: Ca...
SPI Maluku Utara Salurkan Bantuan Solidaritas untuk Korban B...
Petani Bantu Petani, Rakyat Bantu Rakyat: Karavan Solidarita...
Serikat Petani Indonesia Memulai Perjalanan Karavan Solidari...
BERIKAN KOMENTAR ...

INFO TERBARU