Debat 1 Pilpres 2019: Visi Misi HAM Jokowi – Ma’ruf Amin Lebih Lugas Dalam Pemenuhan Hak Asasi Petani

Henry Saragih Ketua Umum SPI

JAKARTA. Visi Misi yang diutarakan pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Republik Indonesia (RI) tahun 2019 – 2024 Joko Widodo – Ma’ruf Amin tentang hak asasi manusia (HAM) jauh lebih visioner dan lebih lugas dalam pemenuhan hak asasi petani. Hal ini tercermin dalam debat pertama Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 yang diadakan di Jakarta, malam ini (17/01).

Henry Saragih, Ketua Umum Serikat Petani Indonesia menyampaikan, dalam debat tersebut pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin menegaskan keharusan pemenuhan hak ekonomi, sosial, dan budaya untuk memajukan Indonesia.

“Jokowi menuturkan pentingnya akses terhadap lahan yang menjadi salah satu hak asasi manusia primer dalam visinya. Hal ini bagi kita ormas tani sangatlah menggembirakan, karena petani butuh lahan untuk bertani, ini hal yang sangat mendasar. Dan ucapan Pak Jokowi tadi menandakan ia peduli dengan kebutuhan primer petani dan masyarakat pedesaan,” ungkap Henry.

Henry melanjutkan, sebaliknya pasangan nomor urut 02 tidak sistematis, apalagi visioner ketika berbicara soal penegakan HAM.

“Hanya mengatakan kalau kita butuh uang, seolah-olah semua bisa diselesaikan kalau kita punya uang,” tuturnya.

Henry menyampaikan, pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin juga menegaskan menjamin pemenuhan akses terhadap pendidikan dan kesehatan yang inklusif.

“Poin ini juga sangat penting bagi petani dan masyarakat pedesaan,” sambungnya.

Henry mengutarakan, hal khusus yang patut diapresiasi oleh SPI secara khusus ialah keseriusan pemerintah untuk mendukung Deklarasi PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) tentang Hak Asasi Petani dan Masyarakat yang Bekerja di Pedesaan.

“Alhamdulillah, deklarasi internasional ini telah resmi disahkan di Desember 2018, dan tentu saja ini buntut dari dukungan pemerintah Indonesia pada tiap voting atau resolusi yang dibuat. SPI dan kaum tani se-Indonesiasangat berterima kasih dalam hal ini karena teks deklarasi ini berasal dari kampung-kampung di Indonesia yang telah hampir 20 tahun diperjuangkan,” lanjutnya.

Henry menambahkan, dalam debat tersebut Jokowi menegaskan berulang kali tengah memperbaiki sistem. Dalam upaya perbaikan, ada tahapan dari yang buruk menjadi lebih baik. Dan sekarang menuju arah yang lebih baik selama 4 tahun pemerintahan jokowi, baik dari sisi regulasi maupun implementasi.

“Oleh karena itu, kita SPI akan bekerja memenangkan Jokowi – Ma’ruf Amin untuk memastikan Jokowi melanjutkan perbaikan sistem dalam kurun waktu 5 tahun lagi, untuk mewujudkan rakyat yang makmur dan sejahtera,” tutupnya.

Kontak selanjutnya:
Henry Saragih – Ketua Umum SPI – 0811 655 668