SPI Bengkulu Mantap Gelar Muswil Pertama

muswil_spi_bengkulu

KEPAHIANG. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Serikat Petani Indonesia (SPI) Bengkulu akhirnya resmi terbentuk melalui Musyawarah Wilayah (muswil) yang dilaksanakan di Desa Tugurejo Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang, Bengkulu (25-26 Januari 2014). Muswil ini sendiri bertemakan “Mewujudkan Kedaulatan atas Tanah, Benih dan Pangan, Untuk Kesejahteraan, Harkat dan Martabat Petani”.

Rangkaian Muswil ini dihadiri oleh Kepala Biro Bagian Kesra Pemda Provinsi (Pemprov) Bengkulu H. Cik Hasan Den yang mewakili Gubernur Bengkulu, Asisten I Pemerintah Provinsi Bengkulu Sumardi, Camat Sindang Dataran mewakili Bupati Rejang Lebong, Polres Kepahiang, Polsek Kabawetan, hingga tokoh masyarakat setempat.

“Pemprov Bengkulu mengapresiasi dan mendukung perjuangan petani SPI di Bengkulu ini,” tutur H. Cik Hasan Den yang mewakili Gubernur Bengkulu.

Sementara itu perwakilan petani yang hadir dalam acara ini mencapai tiga ratusan orang yang berasal dari Dewan Pengurus Cabang (DPC) SPI Kabupaten Kepahiang, Rejang Lebong dan Seluma, ditambah Kabupaten Kaur dan Bengkulu Tengah yang merupakan peserta peninjau.

Ketua Umum SPI Henry Saragih yang juga membuka muswil kali ini menyampaikan, petani kecil adalah ujung tombak dalam menyediakan pangan yang sehat bagi masyarakat dunia.

“Organisasi pangan dunia FAO saja sudah mengakui peran kita petani kecil yang mampu memberi makan masyarakat dunia dan mengentaskan kelaparan, bukan pertanian yang dijalankan oleh perusahaan-perusahaan besar transnasional yang berdasarkan keuntungan semata. Jadi perjuangan yang kta lakukan ini adalah sungguh sangat mulia,” tutur Henry.

Hendarman, perwakilan Ketua Panitia Persiapan SPI Bengkulu menyampaikan, rangkaian kegiatan Muswil DPW SPI Bengkulu ini diawali dengan refleksi satu tahun SPI di Bengkulu. Pembukaan muswil ini ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng dari (perwakilan) gubernur yang mewakili diserahkan kepada Ketua Umum SPI, ketua wilayah, ketua cabang, ketua Ranting, ketua basis, serta wakil petani perempuan dan pemuda tani.

“Selanjutnya kita mengunjungi Masjid Desa Tugurejo yang sedang dibangun untuk dibantu pembangunannya. dan mengusulkan pembangunan madrasah untuk anak-anak petani, Kita juga melaksanakan diaog dengan wakil pemerintah dan kunjungan lahan (field trip) ke lahan perjuangan,” ungkap Hendarman.

Muswil akhirnya menetapkan Likwan Johari sebagai Ketua Badan Pelaksana Wilayah (BPW) SPI Bengkulu untuk periode 2014 -2019. Muswil juga menetapkan Hendarman dan Surya Dewi Nasution sebagai anggota Majelis Nasional Petani (MNP) SPI perwakilan Bengkulu, serta Jamingin, Mariam, Oci Septiana Putri, Doni Saputra, dan Iswadi sebagai anggota Majelis Wilayah Petani (MWP) SPI Bengkulu.

Dalam kata sambutannya, Likwan Johari menyampaikan ia akan bersungguh-sungguh berjuang menunaikan amanat yang dipercayakan kepadanya. Ia juga menyebutkan tiga prioritas utama yang dihasilkan dalam muswil ini.

“Tiga prioritas utama hasil muswil kali adalah membentuk lembaga bantuan hukum petani, membentuk koperasi petani sebagai basis logistik organisasi, serta mempertahankan dan memperluas lahan perjuangan petani anggota SPI untuk menegakkan kedaulatan pangan di Bengkulu,” papar Likwan.

ARTIKEL TERKAIT
SPI Sumbar Desak Penyegeraan Penyelesaian Kasus Tanah
SPI Sumut membuka posko solidaritas untuk korban gempa Sumbar SPI Sumut membuka posko solidaritas untuk korban gempa Sumba...
Peringatan Hari Perjuangan Petani Internasional dan Hari Ha...
Pembaruan Agraria Abad ke-21 untuk Kedaulatan Rakyat
BERIKAN KOMENTAR ...

INFO TERBARU