Deklarasi SPI Blitar: Organisasi Tani Akan Bawa Kemenangan Atas Perjuangan Pembaruan Agraria

“Kehadiran sebuah organiasasi petani yang kuat dan penuh disiplin, merupakan salah satu syarat bagi terlaksananya pembaruan Agraria. Tanpa itu niscaya pembaruan agraria bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran”. Demikian sambutan yang disampaikan oleh Ali Fahmi, ketua departeman organisasi SPI dalam acara Deklarasi dan Muscab I SPI kabupaten Blitar-Jawa Timur pada 29/10 2008 di desa Ngadirejo Kec. Wlingi Kab. Blitar.

Di depan ratusan petani yang bersal dari tiga kecamatan, yakni kecamatan Wlingi, Doko dan Gandu Sari, Ali Fahmi juga menegaskan ”Blitar adalah wilayah perkebunan besar, dimana perkebunan tersebut dikuasai oleh swasta dan PTPN. Dari 23 perkebunan yang ada di Blitar, 18 perkebunan diantaranya bermasalah. Sudah puluhan tahun petani kita memperjuangkan supaya tanah kembali ke petani. Sudah banyak petani kita mengalami kekerasan dan pemenjaraan hanya karena berjuang mengambil hak atas tanahnya yang selami ini dikuasai perkebunan. Menyadari hal tersebut, kita berkumpul hari ini, merupakan langkah maju kita untuk segera menuntaskan 18 perkebunan yang sampai sekarang kita perjuangkan. Kehadiran SPI kab.Blitar nantinya diharapkan bisa menjadi organisasi yang bisa membawa kemenangan-kemenangan atas perjuangan kita menuntut hak atas tanah”.

Menurut Yuni Hariyanto, anggota panitia persiapan pendirian SPI Kab. Blitar, bahwa” persiapan pendirian SPI ini kita lakukan sudah enam bulan yang lalu, melalui rapat-rapat dan pendidikan di basis-basis. Tapi secara keseluruhan pembentukan organisasi tani sudah kita lakukan bertahun-tahun bersamaan dengan organisasi-organisasi di kecamatan lain. Pada waktu itu perjuangan kita terpisah-pisah, sehingga tekanan ke pemerintah juga kecil. Harapan saya dengan terbentuknya SPI Kab.Blitar ini, nantinya SPI bisa menjadi organisasi yang mampu menyatukan kekuatan-kekuatan kecil yang selama ini berjalan sendiri untuk bersatu  melakukan perjuangan bersama menuntut tanah perkebunan kembali ke petani”.

Dalam agenda Muscab tersebut, membahas program kerja dan memilih ketua cabang dan memilih anggota majelis cabang serta memilih dua anggota majelis wilayah. Program kerja jangka pendek yang akan dilakukan SPI Kab. Blitar adalah melakukan pendataan ulang terkait konflik tanah perkebunan yang ada di Blitar, terutama yang ada di kecamatan Wlingi, Doko dan Gandu Sari. Sementara program lain terkait dengan organisasi, adalah akan melakukan pandidikan bagi pengurus dan pendidikan bagi anggota, terutama pendidikan yang menyangkut kemampuan administrasi organisasi dan pendidikan hukum dan politik bagi anggota.

Setelah selesai melakukan pembahasan program kerja, peserta Muscab kemudian melakukan pemilihan ketua cabang SPI Kab. Blitar untuk periode 2008-2013. Kemudian secara aklamasi peserta Muscab, memilih Saudara MS. Winarto sebagai ketua cabang SPI Kab. Blitar. Dalam sambutannya, ketua terpilih menyampaikan ”Terima kasih telah mempercayai saya sebagai ketua SPI blitar periode 2008-2013. Kita harus tahu dan paham banyak urusan yang belum terselesaiakn termasuk kasus tanah dan lokasi yang kita tempati ini Bagaimana kasus ini bisa lebih cepat untuk diselesaiakan dan segera melengkapi kepengurusan organisasi dan marilah kita bersama-sama untuk berjuang dan selalu berjuang.”

ARTIKEL TERKAIT
Gelegar Aksi SPI, Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria Sejati ...
DPC SPI Padang Lawas produksi pupuk bokhasi DPC SPI Padang Lawas produksi pupuk bokhasi
SPI Resmi Berdiri di Boyolali, Jawa Tengah
NTP di Desember: Petani Perkebunan Rakyat Semakin Terseok, ...
BERIKAN KOMENTAR ...

INFO TERBARU