Dialog Kebangsaan Kedaulatan Pangan dan Munas Seknas TANI Jokowi

henry saragih_joko widodo

JAKARTA. SEKNAS TANI Jokowi menyelenggarakan dialog kebangsaan bertajuk “Kedaulatan Pangan sebagai Jalan Kemandirian Bangsa, dan Musyawarah Nasional Seknas Tani Jokowi” di gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, kemarin (04/09). Dialog ini menghadirkan ratusan peserta dari 21 provinsi di Indonesia. Masril Koto (pegiat bank tani), Hendri Saparini (Centre Of Reform on Economics – CORE Indonesia)Andrinof Chaniago (Pusat Kajian Trisakti), dan Abdul Mun’im (PB Nahdlatul Ulama) menjadi pembicara dalam acara ini, sementara Henry Saragih selaku Presidium SEKNAS TANI Jokowi dipercaya menjadi keynote speaker. Acara ini kemudian diikuti dengan pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) SEKNAS TANI Jokowi oleh Presiden RI terpilih Joko Widodo.

Dalam Munas pertama ini, juga dideklarasikan perubahan nama SEKNAS TANI Jokowi menjadi Badan Musyawarah Tani Indonesia (Bamustani) yang dibentuk berdasarkan mandat UU No.41 Tahun 2009 tentang tentang lahan pertanian pangan berkelanjutan. Bamustani ini akan mengawal pemerintahan Jokowi menjalankan penegakan kedaulatan pangan yang tercantum dalam nawa cita Jokowi-JK.

“Nantinya kita juga akan deklarasikan Bamustani ini di provinsi hingga desa, di seluruh Indonesia,” ujar Ketua Presidium SEKNAS TANI Jokowi, Henry Saragih yang juga Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI).

Dalam Munas ini Jokowi juga melakukan dialog dengan beberapa petani untuk mendengar langsung permasalahan petani kecil.